Toba Caldera Resort, Sibisa, 22386

Jl. Kapt. Pattimura No.125 Medan 20153 Sumatera Utara

info@bpodt.id

Toba : (0625) 41500 Medan: (061)450-2908

Siaran Pers: Polbangtan – BPODT Tingkatkan Peluang Usaha Dengan Ekonomi Kreatif di Desa Sigapiton

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Siaran Pers:

Badan Pelaksana Otorita Danau Toba

Polbangtan – BPODT Tingkatkan Peluang Usaha Dengan Ekonomi Kreatif di Desa Sigapiton

Toba, 18 Juni 2022 – Dalam peningkatan SDM, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) berkolaborasi dengan Polbangtan Medan (Politeknik Pembangunan Pertanian) melakukan kegiatan pelatihan pembuatan bawang goreng di kawasan otoritatif Toba Caldera Resort.

Peserta pelatihan pembuatan bawang goreng berasal dari Desa Sigapiton yang berjumlah 10 orang dan terdiri dari kelompok tani dan anggota koperasi. Dr. Gusti Setiavani, STP, MP, pembina dalam pelatihan tersebut menjelaskan bahwa bawang goreng merupakan salah satu bentuk olahan bawang yang banyak diminati di pasaran. Pada pelatihan disampakan cara dan proses pembuatan bawang goreng, serta memperkenalkan alat-alat dan bahan pembuatan bawang goreng tersebut.

Dedy Siregar yang mewakili dari BPODT yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan dukungan penuh. Dedy memberikan semangat kepada para peserta untuk sungguh-sungguh belajar dan mengikuti pelatihan. Harapannya para peserta dapat membuat satu produk olahan bawang goreng yang dapat bersaing di pasaran.
Para peserta pelatihan yang hadir mengapresiasi kegiatan ini dan tampak begitu serius dalam mendengarkan arahan dari pembimbing. Selama kurang lebih 8 jam kegiatan berlangsung, para peserta tetap semangat mengikuti pelatihan proses pembuatan bawang goreng sampai proses pengemasan.

Pelatihan yang berlangsung di Toba Caldera Resort dapat diamati oleh pengunjung. Pak Napitupulu, salah satu pengunjung TC, tertarik dengan hasil olahan bawang goreng yang diproduksi para peserta pelatihan. Beliau langsung membeli produk bawang goreng dan bersedia bekerja sama dalam hal pemasaran.
Pak Napitupulu mengatakan rasa bawang goreng yang berasal dari Desa Sigapton tersebut sangat beda dengan bawang goreng pada umumnya. Beliau menjelaskan bawang goreng dari Desa Sigapiton tersebut lebih harum, lebih gurih, serta warna bawang gorengnya sangat cerah.

Bawang hasil pertanian Desa Singapiton sangat spesial dibandingkan produksi daerah lainnya dan sangat cocok untuk diolah menjadi bawang goreng.

Anderson Situmeang

Kepala Divisi Komunikasi Publik

 183 total views

Crisis Center BPODT
Crisis Center BPODT

Leave a Replay