Toba Caldera Resort, Sibisa, 22386

Jl. Kapt. Pattimura No.125 Medan 20153 Sumatera Utara

info@bpodt.id

Toba : (0625) 41500 Medan: (061)450-2908

Siaran Pers: Kembangkan DPSP Danau Toba yang Berkualitas, Kemenparekraf Gelar Destination Management Forum

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Siaran Pers:

Badan Pelaksana Otorita Danau Toba

Kembangkan DPSP Danau Toba yang Berkualitas, Kemenparekraf Gelar Destination Management Forum

Simalungun, 12 Juni 2023 – Dalam rangka mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba yang berkualitas dan berkelanjutan melalui penguatan jejaring dan peningkaatan kapasitas para pemangku kepentingan terkait, Kemenparekraf mengadakan Kegiatan Destination Management Forum.

Rapat yang diselenggarakan oleh Kedeputian Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Berkelanjutan Kemenparekraf mengadakan acara Destinasion Management Forum (DMF) seri #7 di Hotel Niagara, Parapat, Kabupaten Simalungun. Rapat tersebut dihadiri oleh Plt. Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Frans Teguh bersama jajaran Kemenparekraf lainnya.

Rapat ini bertujuan untuk mendorong model perencanaan dan desain destinasi untuk memperkuat positioning tata Kelola pariwisata di DPSP Danau Toba, Meningkatkan kesadaran kolektif stakeholder pariwsiata untuk menciptakan pengalaman holistic dalam tatanan ekosistem kepariwisataan berkelanjutan dan meningkatkan nilai produk parisiata yang unik/khas, inklusif dan berkualitas internasional untuk memperkokokh reputasi destinasi Danau Toba.

Penyelenggaraan berbagai Event internasional untuk pengembangan Sport Tourism namun masih ada beberapa persoalan sebagai geopark seharusnya sudah dapat mendorong potensi untuk kebersihan sebagai standart internasional.

Plt. Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Frans Teguh mengatakan Banyak hal yang harus di antisipasi pada kebijakan dan pembangunan serta pengelolaan terkait perkembangan destinasi sumatera utara.

Deputi Frans menjelaskan Pengelolaan Destinasi dengan sifat bussines Hospitality dan menjaga beberapa perbedaan dan keunikan oleh keberagaman budaya. Dimensi Holistic Experience yang di terapkan bukan hanya untuk kebutuhan jasmani namun juga untuk kebutuhan rohani / Spiritualitas. Dalam meningkatkan kenyamanan pengunjung bertujuan agar pengunjung mandapatkan beberapa nilai dalam satu kali kunjungan.

“Nilai – nilai budaya yang di terapkan akan memberikan beberapa elemen kepada pengunjung sebagai pengingat yang dapat memicu pengunjung untuk merasakan langsung keindahan alam pada Danau toba. Pada pengembangan danau toba sangat di butuhkan bussines manajemen agar mengeluarkan beberapa kegiatan yang terkoordinasi seperti , Slow Tourism, Sport tourism, Marine Tourism, Forest Healing,”Ujar Deputi Frans.

Deputi Frans juga menambahkan bahwa Destinasi Management Organization di kemas dengan tata Kelola destinasi yang dibutuhkan untuk pengembangan dan pembangunan yang lebih berkualitas. Pengusulan forum untuk buat kolaborasi dan evaluasi / penilaian untuk meningkatkan adaptasi dan innovasi.

Pada Sesi I, rapat ini membahas tentang Tantangan dan Peluang dalam merealisasikan Masterplan The Caldera Toba, Merancang Wajah Baru Taman Mini Indonesia Indah, Keunggulan dan Do’s and Don’ts dalam merancang Paket Wisata Di Kawasan Konservasi Tangkahan, Market Profile and Preferences pada DPSP.

Sesi ke II, Penyusunan Pola Perjalanan (Travel Pattern) Borobudur, Trail Of Civilzation untuk pengembangan Travel Pattern Destinasi Toba (Geopark Toba Trail), Peran Ruang Kreatif dalam penguatan Produk Wisata, Mengelola Pengunjung dan Optimalisasi Keterlibatan Masyarakat, Proses Pengembangan Produk Wisata dan Pengelolaan Pengunjung, Pemanfaat Produk Kreatiff Sebagai Produk Cinderamata Danau Toba Dengan Melibatkan Pengrajin Dan Connecting Ke Industri Pariwisata.

Anderson Situmeang

Kepala Divisi Komunikasi Publik BPODT

 1,339 total views

Komblik BPODT
Komblik BPODT

Leave a Replay